Jaturampe

Beranda » jaturampe » Crop Circle dan Penafsirannya

Crop Circle dan Penafsirannya

Follow Jaturampe on WordPress.com

Penemuan Crop Circle yang ada di desa Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta (Minggu, 23 Januari 2011) sangatlah menyita perhatian masyarakat, rakyat yang semula  asyik dengan berita tentang Gayus, Cyrus dan kasus-kasus, mendadak seperti lupa fokus. Maka wajar, perbincangan tentang lingkaran yang serupa dengan kue apem ini mendominasi di setiap warung-warung di kotaku. Dari sekian data yang sengaja kukumpulkan, banyak hal-hal menarik yang bisa kupetik dan kusimpulkan

ada pendapat bahwa crop circle itu merupakan simbol dari 12 murid Nabi Isa (hawariyin), 12 Imam keturunan Nabi Muhammad SAW, 12 bulan (hitungan tahun) dan duabelas-duabelas simbol lainnya yang rasa-rasanya tak mampu kusimpan dalam otakku(maklum bentuk otak saya terlalu kecil, yang hanya mampu menyimpan nama ayahibu, istri, anak dan karibku) hehehehehe, dan simbol itu akan mengindikasikan zaman yang akan segera berakhir (2012?), ada juga pendapat bahwa simbol itu merupakan chakra muladhara (di kampungku muladhara diartikan permulaan dara, yang juga berarti gadis yang sedang mekar sehabis menstruasi pertamanya) hehehe-memangnya ada-ada saja pendapat penduduk di kampungku…

ada juga pendapat yang mengatakan bahwa berita itu tak lain hanya sebuah upaya penghilangan jejak dari banyak kasus yang saling kait mengait sepanjang bulan-bulan ini (mohon dimaklumi, mereka semua adalah masyarakat marginal yang hanya berkumpul di sebuah warung desa saja)

sedang menurut pendapatku pribadi, crop circle merupakan fenomena yang sengaja dibuat, dan biasanya ada di hamparan tanah luas yang  berisi tanaman-tanaman pokok (gandum, padi). Jadi crop circle adalah semacam simbol yang tujuannya hanya untuk sekedar “guyonan” (entah guyonan ini dibuat oleh alien atau manusia). makna guyonannya sangatlah jelas, karena harga beras sekarang terbilang mahal, jadi alien pun kadang berpikir (wah ternyata bea hidup di negara ini mahal, masak negera yang gemah repah, loh jinawi harga berasnya mahal?)

Jadi, mereka sengaja menumpahkan pendapatnya (dibaca -protesnya) pada hamparan sawah yang ada di Brebah, dan berharap pemerintah RI segera menurunkan harga beras, atau setidak-tidaknya ada perhatian pemerintah dari negara asalnya (negara Antah Berantah) untuk melayangkan surat kepada negera RI agar masyarakatnya yang bermukim di Indonesia di bantu atau diberi subsidi

demikianlah pendapat para warga kampung di kotaku

Kalau teman-teman mempunyai makna dari simbol crop circle mohon diberitahukan pada saya, hehehehe, biar ku khabarkan pada mereka semua, hehehehe

 

Postingan di Kompasiana tanggal, 21 Januari 2011


1 Komentar

  1. nobody mengatakan:

    Kekuatan FreeMason Yahudi bermain di balik masalah Gayus dll.?
    Semua orang sepertinya berusaha untuk saling menutupi agar kedok anggota mafia FreeMason utamanya tidak sampai terbongkar.
    Jika memang benar demikian, maka tidak akan ada yang bisa menangkap dan mengadili Gembong tersebut -di dunia ini- selain Mahkamah Khilafah!
    Mari Bersatu, tegakkan Khilafah!
    Mari hancurkan Sistem Jahiliyah dan terapkan Sistem Islam, mulai dari keluarga kita sendiri!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s