Jaturampe

Beranda » Agama » Sms Dari Tuhan

Sms Dari Tuhan

Follow Jaturampe on WordPress.com

Bahaya, ya ini sangat berbahaya. Bagaimana tidak, aku merasakan hal ini seperti hendak memecahkan seluruh kegelisan diri.  Barusan Sang Petani itu memberitahukan (menurut daya tangkap kuping saya, yang pastinya masih belum tahu, apakah tergolong hadits shahih, ataupun daif, tapi saya tidak peduli)  ” Awallu wajibin alal insani, makrifatul ilaihi bistiqani” bahwa, kewajiban awal dari seorang manusia adalah mengetahui Tuhannya (makrifah) dueeeengggg, hayohhhh…pusing kan kamu, Bud!  Kok bisa? lha bagaimana tidak pusing,  wong mengetahui Tuhan itu sebagai kewajiban awal kok bung? piye jal? sementara  sehabis dibrojolkan, bukankah kita lebih dikenalkan pada suasana lingkungan kehidupan? beserta tetek bengek, dan keluh kesah dunia?

Aku duduk termenung (bukan sebab banyaknya hutang) tapi untuk menimbang dan berlinang lagi. Ah, aku harus mencariNya kemana? sejenak kemampuan otak kuberdayakan setengah paksa. Sengaja kugali dari segala tumpukan otak kecilku, namun seringnya hanya menemu jenis pikiran tentang dunia saja (mungkin karena selama 12 tahun, hanya mencicipi pendidikan barang imporan dari negara barat saja. Maka hanya  ‘ngelu’ bercampur rindu. Salim, Allahumma salim ya Rabb..

Samar kudengar bunyi sms dari HPku, begitu ku buka ternyata dari Sang Petani yang isinya, Man arafa nafsahu faqod arafa Rabbahu…dst (kenalilah dirimu maka kau akan kenal Tuhanmu) yaahhhh…payyaah !  katanya tadi wajib pertama adalah mengenal Tuhannya, lha kok sekarang saya harus berkenalan dengan diri sendiri?  bukankah setiap hari saya bertemu dengan Saya? makan minum, mandi kencing, tidur dan berjalan juga bersama?apa masih kurang?apa masih ada bagian diri yang belum saya ketahui?atau adakah dari saya yang saya sembunyikan?bagaimana ini sih!

Aku duduk termenung (bukan sebab banyaknya hutang) tapi untuk menimbang dan menimbang lagi. Ah, lalu mencarinya kemana? sejenak kemampuan otak kuberdayakan setengah paksa. Sengaja kugali dari segala tumpukan otak kecilku, namun seringnya hanya menemu jenis pikiran tentang dunia saja (mungkin karena selama 12 tahun, hanya mencicipi pendidikan barang imporan dari negara barat saja, lupa pada kebijakan Jawa. masih ‘ngelu’ bercampur rindu. Salim, Allahumma salim ya Rabb..

Oh..Tuhan, bahkan untuk mengenali diri saya saja sudah susah setengah mati, apalagi untuk mengenalMu. Baiklah, Tuhan pula  engkau ( wahai) Sang Petani, aku sungguh belum mengenalMu bahkan mengenal diri sendiri, tapi yang kuingat aku hanyalah seorang lelaki yang bodoh, malas, sholatnya masih sering bolong atau kadang kadang sedikit bohong campur sombong.

sejenak dari palung hati yang terdalam ada semacam angin yang terasa merambat, mak ceessss…dingin seperti sebuah bongkahan es batu. Apa ini, ini apa?

tiba tiba, tiiit…tiiit…tiiit…tit, ada sms lagi, Hah? dari siapa lagi? jangan jangan dari Sang Petani?memangnya mau menawarkan pupuk? ini saja sudah setengah mati kok?  sedikit deg degan ku tekan pesan masuk, di situ ada tulisan begini:

Fat taqullaaha mas tatha’tum was ma’uu wa athii’uu wa anfiquu khairal li anfusikum wa may yuuqa syuhha nafsihii fa ulaa ika humul muflihuun (QS. 64-16)

pengirim 411

lekas ku cari terjemahan surat tersebut (maklumlah bukan orang Arab)

maka bertaqwalah kamu terhadap Tuhan, menurut kesanggupanmu, dengarkan & taatilah serta belanjakanlah hartamu (amal). Barang siapa yang dipelihara  dari sifat kekikiran diri, maka mereka itulah yang beruntung.

 

dan  kemudian menangis seperti kejatuhan hujan pertama di musim kemarau

Terimakasih Tuhan, engkau memang sangat baik..

dan memang sangat baik…


2 Komentar

  1. Luqman Ar-Raahman Al-Shaleh mengatakan:

    Assalamu’alaikum…
    Sangat bermanfaat wacanan anda…
    Silahkan kunjungi blog saya
    http://abdurrahmanshaleh.wordpress.com/
    kasih komentar dan saran ya…
    Terimakasih…
    Wassalamu’alaikum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s