Jaturampe

Beranda » Agama » Tata Cara Sholat Khusuk

Tata Cara Sholat Khusuk

Follow Jaturampe on WordPress.com

Pernah mendengar tentang ungkapan Al ilmu hijabul akbar? Sip!, berarti anda termasuk generasi yang gelem dan sanggup bertahan di dunia, tapi kalau belum jangan patah arang. Ungkapan ini (secara bebas dapat diartikan) sebagai berikut..bahwa Ilmu adalah hijab(tutup) yang terbesar. Oh ya?

Tenang jangan gusar dulu, perlu kejernihan pikir dan mau untuk menunggu dan merenung. Saya tahu pasti anda akan ngeyel, bahkan nyrengkel, itu wajar, sebab kita memang sudah terbiasa dengan adanya hadits nabi Muhammad yang menganjurkan mencari ilmu bahkan sampai ke negeri Cina. Sip!

Benar, Ilmu akan banyak berguna baik untuk dunia bahkan menjadi bekal berangkat ke Akhirat, saya sependapat dengan pernyataan ini. Lalu apa kendalanya? Hmm..pernah mendengar cerita tentang nikmatnya sholat yang khusyuk?Bukankah banyak khabar yang mendukung tentang keinginan tokoh-tokoh besar Islam yang ingin mengalaminya?lalu apakah ini berarti tokoh tokoh tersebut tidak khusyuk?hehehe, jangan salah bro, saya yakin para sahabat nabi, atau para tokoh generasi awal Islam adalah manusia-manusia yang sering mendapatkan sholat khusyuk, mereka hanya mengabarkan kepada kita untuk mencarinya juga. Lalu bagaimana keadaan manusia sekarang?Kalau manusia jaman sekarang sih, paling-paling jumlah yang khusyuk dan yang tidak, serupa dengan perbandingan 1:10 (tapi jangan ditanya tentang surveynya lho) pendapat saya ini pribadi, berdasarkan pada adanya petuah kyai saya bahwa orang yang sholatnya benar maka akan dapat menghindarkan diri dari perbuatan yang kurang baik. Lha kenyataannya sekarang?weeeee…masih banyak kejahatan to? lalu apa sholatnya yang salah?tentu saja tidak, mungkin cara calling Tuhannya sembari memikirkan hal-hal lain, kaleeeee….

Jangan anda duga saya akan mengajari tentang bagaimana cara sholat khusyuk! itu adalah tugas para kyai, ustadz dan ulama, hehehe, tapi saya hanya mengusulkan bahwa jika ingin khusuk ketika kita sholat, kita harus benar-benar menyerahkan diri pada Tuhan, jangan biarkan pikiran, gambaran, khayalan atau bahkan ilmu (matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, pembahasan fiqh, tajwid, nahwu atau ilmu-ilmu lain) bukankah sholat adalah penyerahan diri bukan penyerahan ilmu?hehehehe… Lha wong Tuhan adalah Gudangnya Ilmu kok dipameri Ilmu..

Jadi, mengalir dan rasakanlah..

salam darussalam!

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s