Jaturampe

Beranda » Agama » Nabi Daud, Sulaiman dan Muhammad

Nabi Daud, Sulaiman dan Muhammad

Follow Jaturampe on WordPress.com

Meruahnya cinta dan keselamatan adalah perihal yang sangat didamba oleh seluruh penduduk bumi. Entah tua muda, miskin kaya, besar kecil, kurus maupun gemuk. Karena cinta dan keselamatanlah sesungguhnya nilai abadi seluruh agama yang tentu saja  merupakan nilai hakiki dari manusia sejati, manusia-manusia yang punya rasa. Ini adalah hal menarik untuk dibahas oleh para petinggi negeri, pemuka-pemuka agama, ataupun sarjana-sarjana Islam pada khususnya, mengingat zaman yang sudah bermuka bopeng, sementara sebagian para pemeluk agama cenderung untuk mengklaim kebenarannya masing-masing, maka tak jarang (dengan mudahnya) mengkafirkan lain agama, pula sesama umat beragama tapi beda mahdzabnya.  Dan celakanya, banyak tokoh-tokoh pluralisme sudah pergi menghadap Illahi.

Cinta dan keselamatanlah, Kalam Tuhan yang mengisi, menerangi dan menaungi dunia, dari azali sampai hari ini. Boleh saja engkau  mengelak, bahkan memprotes akan hal ini, tapi cobalah tengok sejarah-sejarah para Nabi. Bukankah ada tafsir bahwa kata Islam sendiri berarti salaam (keselamatan/berserah diri)? bukankah julukan Nabi Muhammad SAW sendiri adalah Habib selain dari Ya Sin, Mustofa dan Thoha? lalu bukankah habib sendiri berasal dari kata yang dicintai?Siapakah yang mencintai? ya..tentu saja Maha Cinta dan para manusia dan  umat islam. Dari cinta inilah tumbuh rahmat, sehingga kehadirannya benar-benar menjadi Rahmatan lil alamin.

Bahkan jika ditarik ke zaman dahulupun bisa, bukankah ada cerita tentang asal usul pemberian nama Nabi Daud berasal dari kata “Dawa jurhahu biwuddin” (dia mengobati lukanya dengan cinta) dan anak Nabi Daud  sendiri diberi nama Sulaiman dengan  harapan  supaya anaknya (Nabi Sulaiman)  itu senantiasa Salim (selamat). Lalu kedua kata  itu berpusat didiri Nabi Muhammad (yang terpuji), sebab kesempurnaan akhlak, kesempurnaan cinta dan kasih sayang.

Kawan, semua tujuan adalah sama,  semuanya mengharapkan keselamatan dan kesejatian cinta. Cinta yang berurat berakar, cinta yang meruah dalam ruh dan jiwa, selamat dunia dan  akhirat.

Salam Darussalam

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s