Jaturampe

Beranda » humor » Blogernas Vs Kompasiana?Pilih Jalanmu, Kawan!

Blogernas Vs Kompasiana?Pilih Jalanmu, Kawan!

Follow Jaturampe on WordPress.com

Anda kenal kompasiana? Yup, Kompasiana adalah salah satu tempat nongkrong yang banyak digunakan para pecinta dunia maya, dimana mereka saling berinteraksi, berbagi tips, mengajak dialog tentang bermacam-macam tema yang tersedia, baik tulisan tentang politik, hukum, fiksi maupun hiburan. Menjadi sangat menyenangkan ketika membaca dan mengirimkan tulisan di situs tersebut, apalagi mengikuti dialog yang hangat, meski sesekali ada juga dialog saling mengejek, pula melecehkan pribadi seseorang. Tapi bagaimanapun perkembangannya, Kompasiana menjadi salah satu markas orang-orang yang hobi untuk selalu mengembangkan diri. Banyak tokoh  besar dan populer di sana, meski ada juga yang memang sudah terkenal namanya sejak berkecimpung di blog pribadi. Erianto Anas, Arimbi Bimoseno, Andy, Dh4nie, Herry F, Husein Al Hallaj dll. Pribadi tersebut menjadi populer karena memang mempunyai karakter asli yang tetap diusungnya di dunia maya, bukan karakter pura-pura apalagi bertopeng ninja, lebih-lebih  kesan yang sok mulia.

Blogernas? kenal blog ini? Yup..jangan mengaku penggila maya jikalau masih alpa dengan lapak ini. Tempat yang menyuguhkan berbagai macam kontroversi, mulai dari perbincangan tentang agama, filsafat dan berbagai macam suguhan beraroma “lendir”. Tapi jangan harap anda menemui lendir yang benar-benar lendir, karena semua itu hanya semata-mata judul yang menggugah naluri kelelakian yang semua laki-laki memilikinya. Bidikan sesungguhnya adalah kajian yang segaris dengan aliran Islam yang berharap adanya perubahan pandangan, bukan semata teks buk pada budaya Arab yang tercampur dengan dogma, kata-kata umat yang tertidur, anak kecil  menjadi istilah yang sering digunakan oleh sang pemilik lapak, siapa lagi kalau bukan Erianto Anas. Dan juga judul-judul yang banyak dimulai dengan kata Sini! Goblog atau seruan yang memerahkan kuping, tapi itu semata sebuah sikap psikologis  yang intinya mengajak untuk berpikiran terbuka. Agama menjadi barang asyik untuk diobrolkan, meski banyak pula penentang yang menganggap Erianto Anas adalah ranting dari Islam Liberal, Pengemis Asian Foundation ataupun gelar-gelar lain yang disematkannya. Apapun sebutannya itu, dunia maya rame dan meruah kaya cinta dan rindu berdialog.

Lalu kenapa ada kata-kata versus dalam judul postingan ni? Pengikut setianya? hehehe, tenang kawan, saya hanyalah seorang muda yang senang belajar apa saja, baik yang lurus, bengkok, maupun semrawut, ibaratnya saya ini lapar pada apapun jenis makanan, nah setelah mencicipi olahan tersebut, baru deh menimbang dan merenunginya. Kata versus itu mulai ketika ada banyak postingan dari Erianto Anas yang dihapus oleh admin (mungkin karena judul yang bombastis, ada karena ada link yang sengaja dimasukkan) meski menurut saya pribadi semua itu masih taraf biasa saja, alias semata jiwa entertain dari Profesor Erianto saja, dan kedalaman kajian filsafatnya mulai terbentuk mulai paragraf-paragraf dua. Juga sah-sah saja memasukkan link blog pribadinya, ibarat simbiosis yang saling membutuhkan. Dan Kompasiana menjadi agak sepi dengan kemunduran Erianto Anas dan konco-konconya juga ditutupnya lapak agama yang jadi bagian dari humaniora.

Akhir-akhir ini Blogernas Forum mulai dibuat oleh Sang Profesor Eri yang bekerja sama dengan Traktor, dan Mbak Ester (entah ini kolaborasi yang memang bekerjasama sejak mula pertama, atau hanya slogan semata, tapi setidak-tidaknya pendekar-pendekar tersebut saling bersekutu dan menciptakan panggung yang mempunyai cukup banyak sinar yang merangsang laron-laron maya untuk mendekat. Nah, ini menjadi menarik..karena kedua situs tersebut saling beradu pandang, saling melirik dan saling bergerak.

Nah, kalau pijakan kamu sendiri dimana Jaturampe? hehehehe, saya adalah muda yang haus akan ilmu, belajar dan belajar, menempa diri dimanapun tempatnya. Entah persinggunggan, pertentangan pun juga pertemanan layak untuk tetap dipertahankan. Haaaaahaha, apalagi mumpung gratis, lha bagaimana jika besuk-besuk berubah jadi mbayar?kan berabe?hehehehe, lha wong kencing saja kadang harus mengeluarkan uang kok!

 

 

 


2 Komentar

  1. R-82 mengatakan:

    wah pantesan jarang nongol di kompasiana rupanya sibuk disini ya

  2. jaturampe mengatakan:

    hehehe, benar mas, hehehe,
    oia terimakasih kunjungannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s