Jaturampe

Beranda » filsafat » Arti Sebuah Kebenaran

Arti Sebuah Kebenaran

Follow Jaturampe on WordPress.com

“Agar sebuah kebenaran menjadi terwujud, maka diperlukan adanya sebuah pertentangan.” Yah begitulah, aku menemukan ungkapan ini di sebuah tumpukan buku tua peninggalan kakekku, buku yang selama ini kubiarkan menghuni kardus sisa.Ya, lewat kusam lembar-lembarnya, ada harapan dari kakek yang meruah cintanya pada hidup cucu-cucunya,atau agar cucunya bersemangat mencari dan terus mengkaji

Rasanya, kalimat yang tertulis di situ masih relevan untuk zaman ini. Benar saja, entah itu di radio, televisi, atau koran, bahkan sampai sekarangpun masih hangat-hangatnya berita yang memperbincangkan sebuah harga dan konsekuensi atas nama ‘kebenaran.’Masing-masing pihak mengaku bahwa dirinyalah yang paling benar, bahkan kadang Asma Tuhan kerap disebut dengan pelafalan yang teramat fasih.

Tapi adakah kebenaran yang sifatnya mendua?Rasa-rasanya tidak, Lik! Lalu siapakah yang benar?”Agar sebuah kebenaran menjadi terwujud, maka diperlukan adanya sebuah pertentangan.” dan menjadi suatu kenyataan, atawa tren yang tidak tertulis, era kebenaran sekarang masih terdiam dalam tumpukan lembaran rupiah yang bersembunyi di sebuah amplop dingin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s