Jaturampe

Beranda » humor » Nah, Sekarang Lawan Kapitalis Telah Ditemukan, Bro! So Mau Apalagi?

Nah, Sekarang Lawan Kapitalis Telah Ditemukan, Bro! So Mau Apalagi?

Follow Jaturampe on WordPress.com

Bagaimana khabar dunia sekarang ini? Yup…tentunya akan ada banyak warta yang mengabarkan tentang segala hal yang berbau kerusuhan, pertentangan demi pertentangan, atau pengusaan satu subyek terhadap satu subyek lainnya to.. Hehehe, sepertinya ini akan menjadi perputaran roda yang bersifat kekal ya?
Namun sesungguhnya, jika kita jeli, putaran roda gila zaman itu hanyalah berupa satu wujud saja kok, meski kerap menggunakan berbagai macam topeng tentunya. Apa itu? keserakahan yang menjelma dalam satu kata “kapitalis” hahaha…lihatlah apa dan bagaimana motivasi para penjelajah dunia arungi luas samudra,atau bagaimana awal mula segala macam penindasan dan penjajahan, meski strategi pula bermacam ideologi diciptakan untuk melawannya, tapi apa yang terjadi?semua keok dan pelan-pelan nyemplung ke timbunan tanah khan.
Tetapi sepertinya, Tuhan tidak sare, Tuhan akan senantiasa memberikan rahmat dan petunjuknya. Hal itu menampak dari salah satu hadits yang menyebutkan bahwa kita harus senantiasa belajar, meski sampai ke negeri China. Lho kenapa China? kenapa negeri mata sipit itu menjadi sebuah inspirasi untuk menghadapi laju gerak dari keserakahan dan germo kapitalisnya, jangan-jangan ini hanya sebuah langkah intelejen untuk mengadakan kontra intelejen?heehe..bukan kawan, ini semata tafsir pinggiran kampung terhadap sabda Sang Nabi yang Sempurna itu. Bahwa China sekarang ini adalah negara yang tidak begitu memusingkan sistem pemerintahannya sendiri, apakah demokrasi murni, ataukah komunis tulen..tetapi intinya China percaya pada dirinya sendiri untuk mengatur negaranya, persetan dengan teori-teori Yunani atau peradaban dari negara-negara lain-lha wong China sendiri termasuk salah satu peradaban kuno-di negara kita pernah demikian hebat kepercayaan diri ini ditampilkan oleh Pak Karno dan Pak Harto.
Yang kedua adalah inovasi. Lihatlah kepintaran (kalau tidak mau disebut kelicikan) China, dimana mula pertama para kaum buruhnya, hijrah ke berbagai negeri adi daya, kemudian sedikit demi sedikit ‘mencuri’ berbagai jenis pengetahuan beserta inovasinya, kemudian mengembangkan pengetahuan itu, rajin meneliti, bereksplorasi, sehinga muncul banyak inovasi baru tentunya-meskipun awal-awalnya plek dengan produk dari negara yang ditirunya. Dan mudah ditebak, sekarang negeri itu menjadi raksasa yang bisa-bisa mengalahkan Sang Paman Sam dan tetangga Arikatonya to?hehehe
yang ketiga adalah memelihara Sang Inovator, dengan memberikan gaji atau balasan terhadap jasa mereka, kemudian mempatenkan keorisinilan idenya, hehehe…maklum sekarang curi-mencuri ide banyak terjadi di belahan bumi, ya to?
Lalu bagaimana dengan khabar negeri kita sendiri? (stop! hentikan tawamu, kawan!) Lha…ini, inilah salah satu sebab kemunduran kita yang senantiasa menertawakan kesatiran kita sendiri pula tingkah polah pemimpin kita. Bukankah hebat negeri ini, dimana pemimpinnya jarang melihat, mengintip bahkan mencari inovasi para putra bangsanya? yang ada malah ketidak pedean yang semakin membesar (kalah dengan strategi Mak Erot yang justru membesarkan kemaluan supaya tidak malu)hehehe…sithik-sithik njur komprensi pers-kata mbah saya, dan lucunya banyak inovator itu justru dipelihara dan dihargai di negeri orang lain, dan inilah salah kita! (Oke..sekarang sampeyan diperbolehkan untuk tertawa, kawan…sumonggo!)

Tulisan ngosos lainnya:
1. Kesejatian Jawa yang Terungkap
2. Lagu Anak Telah Mati Suri? Yo wis Ben!
3. Megat Ruh Rockin’ Roll


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s