Jaturampe

Beranda » Agama » Bunuh Diri? Siapa Takut!

Bunuh Diri? Siapa Takut!

Follow Jaturampe on WordPress.com

Bunuh diri? Wah, untuk menuliskan kata ini saja ada sebuah ketakutan meskipun bukan ketakutan semacam melihat hantu atau melihat seorang gadis telanjang, hehehehe. Tapi anehnya, (percaya atau tidak – terserah) tahun-tahun ini, bunuh diri menjadi tren terutama di kota-kota besar, terlepas dari berbagai macam alasan dan makna untuk membunuh diri pribadi. Sebut saja Muhammad Syarif pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikra , Polsek Cirebon. Ia dengan Pede nya mengikatkan sebuah tas pinggang berisi bumbu dapur yang kemudian tiba-tiba Mak..Bleeeuung! Shaf jadi morak-marik, dan seorang berbadan gosong tergeletak dengan perut yang menganga. Sementara orang-orang juga menganga, tapi menganga mulutnya…O dan O! Lalu, kita juga dikejutkan oleh Ponnara Gojali, yang nekad ambyur dari jembatan. Sang Kakek ini bunuh diri bukan karena ia termasuk jaringan islam garis keras, namun ia merasa menemu jalanan hidup yang keras, dimana ia tidak mau membebani hidup sanak kadangnya, lalu mak byuuuur! Alamaaaak….dan tubuhnya pun mengambang, sementara orang yang melihat jasadnya juga mengambang pikirannya. Semudah itukah? Yang tak kalah menarik perhatian, siapa lagi kalau bukan Sondang Hutagalung Sang Mahasiswa jurusan hukum dari salah satu universitas di Indonesia. Ia nekad membakar diri yang berujung pada sebuah kematiannya. Sampai sekarang hanya satu pernyataan : entah! dan satu pertanyaan : Benarkah Ia meniatkan untuk bunuh diri ataukah ini bentuk kekurangsigapan masyarakat untuk mencegah niatnya? Namun apapun itu, media mencatatnya sebagai upaya/bentuk protes darinya terhadap kebijakan pemerintah.
Tiba-tiba aku ingat syairnya Aerosmith di dalam lagu yang berjudul Jaded, ada atau tidaknya hubungan dengan tema di atas aku kuranglah paham. Yang kutahu Rock n Roll adalah jalan kehidupan, hehehe….

J-J-Jaded
In all its misery it will always be what I love and hated
And maybe take a ride to the other side we’re thinkin’ of
You’re thinkin’ so complicated
I’ve had it all up to here
But it’s so overrated
Love and hate it
Wouldn’t trade it
Love Me Jaded
Hey
J-J-Jaded
There ain’t no “baby please” when I’m shootin’ the breeze with HER?
When everything you see is a blur
And ecstacy is what you prefer??

Martir lain yang tidak kalah tangguh adalah Mansur Husein Al Hallaj (salah seorang sufi keturunan Persia), Ya.. ia mempunyai pandangan berbeda dari “kenikmatan” bunuh diri. Ia meniatkan untuk membunuh diri yang beliau anggap penuh kekurangan, khilaf dan terbenam didalam lumpur dosa, kemudian beliau berusaha menghidupkan diri dengan melafalkan asma dan sifat Tuhan yang Maha Sempurna. Bersunyi dalam ruang dan waktu semata untuk mendawamkan keindahan dari Sang Kekasih..pujaannya.
Meski diakhir ajal ia diganjar oleh pemerintah, tapi saya kira itu tak lain hanya semacam permainan politik dari sang raja. Eh…salah Maha Raja? Supaya Roja’…hehehe

Nah, kembali pada pertanyaan judul di atas? Bunuh diri?siapa takut? Saya duga…hakikinya bukan pada rasa takut atau tidaknya, tetapi pada seberapa makna dari bunuh diri itu dan seberapa bermaknanya tafsiran hidup atau kehidupan manusia itu.

Salam Darussalam


4 Komentar

  1. Tonnys mengatakan:

    waduh…saya ngga berani tuh mas hehe..takut sakit, bukan takut neraka tapi sakitnya tu yang nggak nahan…apalagi seperti caranya si Sondang, sampai sekarang saya masih sangat heran…apa nggak ada yang nolong ya?

    benar seperti yang di bilang mas, kurangnya kesigapan masyarakat atau justru masyarakat yang memang pengen lihat kehebohan?

    ngga taulah mas, yang pasti semua tulisannya bagus2..
    pengen juga bisa nulis seperti mas Budi :)

  2. jaturampe mengatakan:

    stttsss…(sesungguhnya) saya juga gak berani, Mas Ton…hehehe

    wah kalau masalah tulisan, sayalah yang banyak belajar dari Mas Ton kok..

  3. ib sindhu mengatakan:

    trimakasih atas komennya
    tulisan mas Budi sangat real, nyata dan membumi
    rasa humanisnya menyentuh
    natural sekali
    saya suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s