Jaturampe

Beranda » Agama » Geram Dendam: Penangsang

Geram Dendam: Penangsang

Follow Jaturampe on WordPress.com

Aku membangkitkan ini secara serius dan perlahan
meski melewati hembusan asap
daun berguguran, kepanikan
hingga lirikan senyap: pagar yang pernah melingkupnya

“Jangan pernah turutkan napsu yang ada pada dirimu, Bocah!, tunggulah sejenak, rinai hujan kan membasah tanah. hiruplah Petrichor dalam-dalam, lalu lesapkan pandangmu ikuti nurani yang hendak setia menuntunmu.”

Penangsang muda, berkedip. Beberapa nada dari Kanjeng Sunan enggan diterimanya. Entah bisik setan malam, entah riuh darah warisan Jipang Panolan.

Sementara di seberang hutan tua, seribu gagak menajamkan mata. Meski berkejaran dengan mungkin, ia mencium anyir darah. Panen yang tak mau ia tunda…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s