Jaturampe

Bayang Buyung

Follow Jaturampe on WordPress.com

Jaturampe

By: Jaturampe
Tet…tet…tet, sebuah truk melintas sembari membunyikan dengan keras belnya. Memekak. Ami sangat kaget. Untung saja ia tidak teriak, histeris atau bahkan lepas kendali. Ami biasa latah, terutama pada frekuensi yang bangkit dan merambat dengan tiba-tiba. Uh, konsentrasi pada novel baru yang dibaca membuat Ami acuh lingkungan sekitar. Ami mulai bimbang menunggu, rasa panas mulai membakar isi dan kulit kepalanya. Segera ia menepi sekedar berlindung pada kuat pohon mindi. Ketakutan mulai menjalar di hatinya, jangan-jangan Si Buyung mengingkari janji untuk bertemu dengannya. Padahal jauh-jauh hari ia merancang pertemuan itu. Waktu terus bergerak.

Buyung memang dinantikannya. Lelaki yang tiga bulan lalu dikenalnya lewat media sosial. Ya.. Facebook menjadi serupa dewa cinta baru untuk remaja seumuran Ami. Ah…tak terasa sudah dua jam Ia menunggu. Tubuh Ami makin gerah. Dilongoknya jalanan itu. Nihil, kurus dan kosong. Perlahan ditarik resletting tas sekolahnya. Ami mengambil sisir biru kesayangannya. Ia berharap, selepas menyisir rambut, Buyung beserta bayangnya akan datang dilihatnya.
Perlahan, Ami mulai menghapus jejak memori kaki yang Buyung yang pernah dilihatnya di album foto Facebook milik Buyung. Sepasang kaki yang menurut Ami, khas milik lelaki. Panjang, dan berotot, seperti gambar patung yang pernah dilihat Ami museum-museum Italy. Ya, semenjak mengenal Buyung, Ami makin rajin berkunjung ke warnet depan rumahnya. Sekedar mencari tahu update-an status Si Buyung atau sekedar melongok situs luar negeri, terutama galeri ataupun museum. Coklat, hitam, bergerak abu-abu rupa Buyung dalam benak Ami, hanya berbentuk kepala, bahu dan  pinggang. Buyung masih belum datang.

Untuk kesekian kalinya, gusar berputar-putar dari pusar sampai hati Ami. Ia berjanji…jika dalam limabelas menit ke depan, Buyung tetap tak datang, Ami akan menghapus bayang Buyung..seluruhnya!

Tulisan Maut Lainnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s