Jaturampe

Beranda » prosa » Amri dan Caca: Korea!

Amri dan Caca: Korea!

Follow Jaturampe on WordPress.com

By: Jaturampe
Amri harus mengakui, pesona Caca adalah cahya  ufuk. Satu panorama yang menikam ulu hati. Pemudi yang baru dikenal itu sungguh mengena pada tiap sisi.  Rambut panjang, lurus, dan juga tinggi. Andai saja Amri anak seorang pemilik Bus maka Ia siap sedia menghantarkan pujaannya keliling kota-kota di Indonesia.
Amri bertemu dengannya, pagi ketika hendak berangkat kerja. Gadis itu sedang menunggu angkutan umum di Halte. Jika kebanyakan gadis ketika sedang menunggu sesuatu seringkali memainkan gadged terbarunya, maka si Dia lain sama sekali. Gadis itu malah terpaku membaca buku. Sempat diliriknya novel yang sedang dibaca. Amri  makin tergugah. Buku karangan Alexander Dumas The Count of Montecristo. Bravo! Aliran darahnya meluap. Seorang gadis dengan hobi buku, dan tak tanggung lagi bacaannya -Buah kenikmatan surga yang tumpah, ketertarikan pun bermula
“Amri,”
Disodorkan tangan kanan dibarengi tarikan bibir atasnya. Amri sering melatih hal itu di depan cermin. Ia berharap ruh Elvis Prestley merelakan sedikit pesona senyumnya singgah pada dirinya. Kombinasi unik, percaya klenik dan berlatih.
“Caca”
Oh, tangan yang kurus, dingin dan lembut. Adonan es cream, masih kalah halusnya. Ditatapnya wajah gadis yang baru dikenalnya itu. Biasa. Tapi anehnya, ada sejuta magnet menarik-nariknya untuk terus bertahan.
“Caca suka buku klasik, ya?”
“Ehem, kalau Amri?”
“Kalau aku suka bermain teater!”
“Oh…!”
CUT! CUT!
Lengang menggurita

“Aku tebak habis ini, rintik hujan turun atau lagu YoppyNonol mecungul, jangan-jangan!, kayak film India ajah!”
“Lalu bagaimana  kelanjutannya, Om?”
“Hmm..silakan nonton film-film Korea, pelototi dan jiplak seperlunya”
“Kok Korea, Om?”
“Heleh, crigis..lha wong Presidenmu saja menyarankan untuk mempelajari K-Pop!”

Dari arah belakang, sebuah lagu didengangkan…

When I was just a little girl
I asked my mother what will I be
Will I be pretty
Will I be rich
Here’s what she said to me
Que sera sera
Whatever will be will be
The future’s not ours to see
Que sera sera

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s