Jaturampe

Beranda » filsafat » Jawa dudu Rawa

Jawa dudu Rawa

Follow Jaturampe on WordPress.com

Entah siapa yang pertama kali mengatakan, namun (sepertinya) ini sudah menjadi kesepakatan warga dunia, bahwa Nabi Adam turun dari Surga dan pertama kali “Jatuh” di Hindustan..
Dalam buku Bidayah Wan Nihayah, Ibnu Katsir mengatakan bahwa Hindustan adalah wilayah yang di mulai dari wilayah Pakistan serong ke arah tenggara hingga sampai tanah Papua.
Namun, dalam perkembangannya tampaknya, semua perhatian mengarah ke satu tempat, yaitu Sri Pada/Mountain of Sarandib/Adam’s Peak. Satu tempat di wilayah Sri Lanka, tentunya ini bukan sekedar omongan nongojos tapi lewat adanya bukti “Tapak Kaki Suci.” Ya, banyak insan menyakini bukti t ersebut sebagai kaki Nabi Adam..
Lalu, apa yang menarik? Yang menarik adalah kata sarandib yang merupakan kata berasal dari bahasa Sansekerta. Oleh pembiasaan pendidikan 12 tahun yang sudah kita terima, bahasa Sansekerta berasal dari India semenjak tercerahkan dengan kedatangan suku Aryan (bangsa jerman, yunani, Romawi dan bangsa-bangsa lain di Eropa dan Asia) weleh-weleh, uber alles, maning! hehehe..

Bhasa Sansekrta tidak mengenal “tenses”, tidak ada konsep “tunggal dan jamak”, serta tidak ada partikel, celakanya banyak sinonim ataupun homonim mirip dengan kelompok bahasa Nusantara. Wagu to? Ya, kosakata bahasa Sansekreta banyak mirip bahasa-bahasa Asia Selatan, Asia Barat hingga Eropa Barat.
Sekarang berkembanglah satu kesimpulan, bahwa Sansekrta adalah “rakitan” dari berbagai bahasa. Dia dirakit bisa menyampur, menyomot kosakata berbagai bahasa di Daratan Hindustan ditambah dengan bahasa-bahasa pendatang dengan logat bangsa Aryan.
Celakanya, penutur aktif bahasa Sansekrta pada tahun 1921 tinggal sekitar 356 orang di seluruh India, Pakistan dan Bangladesh (sekarang), dan pada sensus tahun 1951 hanya ada 555 orang penutur Sansekreta dari 362 juta penduduk India.
Nah, lucunya Bahasa Jawa, Sunda, Bali dan Indonesia justru mengandung sekitar 50% kosakata Sansekrta. Rak ya eduan to?!dokgling, dokgling, dokgling!

Jangan-jangan nih, justru orang Aryan menyomot sebagian bahasanya dari Bahasa Nusantara sebagai bagian bahasa rakitannya. Karena faktanya, penutur Sansekreta itu jauh lebih banyak di Nusantara dibanding penutur di India, lho!
Apalagi orang Aryan sendiri justru malah akrab menggunakan bahasa Hindi. Bukti paling telak adalah bahwa belum diketemukan satupun naskah kuno berbahasa Sansekrta dengan aksara Deva Nagari di India sebelum tahun 500 Masehi! duenggggg! Eng-ing-enggggg! dokgling, dokgling, dokgling!

Sansekrta sebagai induk bahasa, terlanjur mendarah daging sak endhog-endhog’e di hati dan pikiran intelektual sejarah, lingusistik pula sosial. Semangat itu menjalar juga hingga tumbuhnya keinginan ahli komputer untuk membuat program dengan bahasa sansekerta sebagai babonnya bahasa-bahasa dunia. Namun yang terjadi program itu, malah berkembang dengan jalan yang sedikit melenceng. Ya, pada perkembangan yang terjadi bahasa komputer sebagai jaringan “artificial intelligent” justeru bernama “Java Script” yang konon karena “fleksibelnya” the Javanese.

Sekali lageee, kemonnnn, nama “Java Script” konon diambil sebab “fleksibelnya” the Javanese.
Tapi, hahaha, tenang saja, Penduduk Jawa sendiri sudah jarang menggunakannya bahasa jawa lho. Jadi untuk menjadi bangunan/pun puzzle yang hendak mengerucut jadi gambar indah itu, dengan perlahan juga habis, oleh sebab warga yang “nglepeh dhewe”

Oh ya, ngomong-ngomong, manusia purbanya kok malah banyak ditemukan di Jawa dan pulau-pulau di Indonesia, ya? hehe (tulisan ini kutulis sambil menyanyikan lagu” nenek moyangku seorang pelaut…bahkan dengan sangat gagah berani)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s